Selamat Datang dan Salam kenal! Ini merupakan blog para desainer, terutama desainer interior. yap! ini adalah tempat dimana para desainer mencurahkan hatinya dan berbagi ilmu . Selamat Membaca!

Selasa, 26 April 2016

Tren Desain Interior (Era Victoria Thn 1920)

Haloo lagi Desainer~

Mungkin kali ini kami akan sekalian memberikan sebuah info menarik seputar tren desain interior yang selama ini kami posting. Konsep kali ini merupakan konsep gaya interior yang dari dulu hingga sekarang masih banyak digunakan.

Penasaran? Yuk! kita simak.. :v

Zaman Victoria, era 1920



Desain interior tentu memiliki tren yang mengikuti zaman serta selera orang-orang pada masa itu. Sebuah tren yang kita tahu tentu tidak akan bertahan lama dan akan segera tergantikan oleh tren-tren yang baru. Namun, tren bisa saja berulang, apa yang telah ditinggalkan di masa lalu akan disukai kembali dimasa yang akan menadatang, tentunya seperti tren yang kami share di blog ini.. dan kali ini akan membahas tren pada zaman victoria (secret)*ups. haha.. zaman victoria.

Pada masa victoria, rumah-rumah pada zaman itu mengalami perubahan tren desain, dari yang sebelumnya memiliki desain lebih sederhana dengan menitikberatkan pada kenyamanan, hingga ke tren dekorasi rumah yang lebih artistik dan glamor. Nah, nama victoria ini pun diambil dari nama ratu inggris pada masa itu yaitu Ratu Victoria.

Karakteristik dari victoria :

1. Mempertahankan gaya tradisional



Konsep ini masih mengikuti gaya lama yang cenderung klasik dan tradisional. Hal ini diperkuat dengan penggunaan furnitur yang bergaya klasik. Selain itu dari segi warna pun menggunakan warna-warna elegan dan tidak terlalu mencolok. Warna yang dipakai yaitu seperti putih, krem, biru, dan hijau untuk warna dinding.

2. Bentuk rumah ala cottage



Meskipun pada tahun 1920an sangat erat kaitannya dengan glamoritas yang merupakan imbas dari merebaknya industri perfilman di New York dan Hollywood, banyak masyarakat masih menyukai desain rumah yang berbentuk seperti cottage atau pondok yang sangat identik dengan kesan tradisional dan pedesaan. Lalu memiliki bentuk yang cukup sederhana dengan kesan tradisional ala rumah pedesaan yang cukup kental terlihat.

3. Furnitur ala bangsawan

 

Victoria ini masih sering dijumpai sofa individu yang solid dimana sofa model ini kerap digunakan kaum-kaum bangsawan Eropa untuk menciptakan kesan elegan dan terhormat. Selain itu, sofa model ini sering dipadukan dengan meja kecil. Sebagai pemercantik ruangan, aksesoris dinding gaya Yunani atau Asia sangat sering digunakan. Bahkan, permadani yang digunakan di ruang tamu cenderung bernuansa oriental untuk memberi sentuhan gaya Asia pada ruangan.

4. Dekorasi ruangan yang terpengaruh perkembangan teknologi

 

Tahun 1920an merupakan era awal dimana teknologi-teknologi seperti radio, film, mobil, dan pesawat terbang mulai dikembangkan. Hal ini berdampak pada pemilihan dekorasi dan furnitur ruangan yang berpermukaan mengkilap dan berwarna menyerupai logam, yakni hitam, putih, abu-abu, dan merah gelap. Selain itu, banyak dekorasi dan furnitur berbahan dasar krom, kaca, kulit, dan plastik. Bahan-bahan tersebut belum banyak digunakan sebelumnya hingga kemudian memasuki tahun 1920, bahan-bahan tersebut menjadi tren untuk bahan furnitur pada ruang tamu.



Okay sobat desainer! itu merupakan penjelasan tentang tren desain interior yang belum hilang di masa sekarang dan masih banyak digunakan di rumah-rumah yang mewah.

Sampai ketemu lagii~!

Posted by : Vemira Ovi


0 komentar:

Posting Komentar